Diklat yang kita sering kenal en dengar sampai-sampai gak asing lagi di indera dengar kita. Sejalan dengan Diklat begitulah Training Organisasi atau TO yang tujuannya untuk menjadikan para pengurus di lingkungan HIMATIKA “Real” berkompeten dalam bidang en departemen yang mereka naungi. Bukan hanya sekedar sebuah pelatihan dasar di bidang kompetensi dan keahlian di sini, but juga untuk mengukuh kekompakan, kesolidan, keakraban, kesetiakawanan, kepercayaan, tanggung jawab,en komitmen. Di samping semua itu ajang ini juga disisipin out bond en berbagai macam games yang mengasah rasa itu semua.
Ajang ini berlangsung selama dua hari yaitu dari tanggal 6-7 Januari 2010 yang lalu. Lokasinya juga gak jauh-jauh amat dari Kampus FMIPA Unlam, yaitu di Ponpes Hidayatullah Taman Husada Bincau Martapura. Lingkungan yang begitu asri dan lumayan jauh dari keramaian ,yang unik lagi dari Ponpes ini, dia memiliki satu buah mesjid yang memudahkan bagi kami untuk tepat waktu memenuhi kewajiban untuk shalat berjamaah. Sipz banget dech.
Hari pertama sebelum keberangkatan, kami semua berkumpul di depan kampus tercinta, sebab gak semua orang yang tau tempat dimana Ponpes Hidayatullah berada ( Padahal juga sebenarnya biar bisa barengan, coz ada cita rasa tersendiri kalo perginya bareng). Sebelumnya, like other kita semua tos dulu biar semangat untuk ngikutin ajang ini tetap membara “ HIMATIKA???”……”WoowWW” Lho kog “Wow” sich apa sekarang HIMATIKA namanya udah di ganti, kan HIMATIKA “Real” bukannya HIMTIKA “Wow” ( Waduh ne, betasmiyahan lagi am nama himpunan jadinya maka betasmiyah ne kada murah, harus pake dua ikung kambing dulu). Yup Let it be, biarlah urusan mereka itu….
Dalam ajang ini kami semua per departemen harus mendirikan tenda massing-masing, ceritanya sih biar entar tidurnya di tenda. En akhirnya tenda-tenda udah berdiri dengan kokohnya (padahal juga kalo ditiup angin dikit langsung roboh, Hehe). Yang berbeda dari tenda-tenda kebanyakan dari departemen lain adalah tenda dari Departemen Media en Informasi, Why, that is so different, yup coz tenda dari Medif itu praktis en langsung pasang, sampai-sampai neh hamper semua pengurus pada ikut nimbrung berfoto ria di depan tenda. Hehehe…… gak kebayang suasananya saat itu.
Siangnya, materi pertama di mulai pengisi materinya adalah tak lain en tak bukan mantan ketua HIMATIKA “Real” 2008-2009, Handri Rismayadi Noor en Ahya Hamdian. Lebih kurang satu jam kami bergelut dengan materi pertama yang membahas………………………………………………. Kami semua begitu antusias, seandainya mic itu bisa dibagi banyak dari kami semua dapat bertanya dengan gamblangnya. But sayang micnya terbatas, cuma ada dua so kami hanya bisa gantian dengan yang lain. Sabar… sabar…
After break, materi kedua nyambung kali ini pematerinya beda. Yup kali ini ketua HIMATIKA”Real” dua tahun yang lalu Iwan D Prasetya en A. Zainuri. Yang pasti tema materi ini jelas berbeda dengan materi berikutnya yang membahas tentang…………………………………………………….. Sama seperti materi terdahulu kita semua pada seneng ingi bertanya, but namanya juga beda dengan materi sebelumnya alih-alih kami yang mau bertanya, Eh malah kita yang di tanyain ( Apa gak salah neh, Hehe)
After second lesson finish, kami semua beraksi dengan game pertama “membangun menara tertinggi en terkokoh dari sedotan”. Rame banget neh, semula yang dinilai cuma kekokohan saat di terpa angin kencang en ketinggian, en yang dari ter- tersebut merekalah yang menang. Eh tau-taunya abis penjurian ternyata malah nambah lagi sebuah kesepakatan yang sepihak, kalo keeksotisan dari bentuk menara itu dinilai (Che’illeeeeeeeehhhh emank panorama alam, bil eksotis segala, Whatever???)
Abis sholat ashar, ya ini yang paling di tunggu-tunggu oleh kita neh, Ow Yup Out Bond guys??? Jangan kamu kira kalo out bond kali ini bakalan over n uji adrenalin, but gak donk!! yang jelas semua out bond yang disisipkan di TO ini syarat dengan makna buat kepengurusan HIMATIKA “Real” setahunan entar en of course seru donk. Permainan out bondnya macam-macam en pasti unik juga seru, yang pertaman neh mindahin air secara estapet dari ember ke dalam segelas plastik en tentunya siapa yang duluan penuh itulah pemenangnya, setelah itu dilanjutkan dengan mindahin gelang-gelang karet yang tlah dibagi rata per kelompok secara estapet en tentunya juga yang duluan ngumpulin gelang karetnya dengan selamat (Weih, lho sangka orang dengan selamat segala) mereka yang menang. So far so good sih, but berhubung udah mau senja en semua pada mau mandi terus mau sholat maghrib, maka out bondnya di sambung entar besok. Tapi yang cowoknya sembari nunggu ceweknya pada mandi en dandan, mereka sebagian ada yang maen bola di sana en ada juga tuh sedikit ceweknya yang masih aja maen. Permainan yang cukup langka kalo boleh dikata yang di maenin anak-anak cewek pada waktu itu, namanya kalo gak salah “maen inting”. Apaan tuh? Kayaknya kalo anak-anak cewek yang masa kecil gak bahagia pasti juga pada tau deh apaan itu “maen inting”. Hehehe …
Sepuluh menit sebelum maghrib baru para cowok yang lagi maen bola tadi selesai, en mereka pada mandi en kebetulan sih lokasi gak jauh dari air irigasi yang biasa terdapat di kota Martapura. Cihuyyyy, pada mandi di sungai neh meskipun gak sungai alami sih… but sayang banget airnya terlalu landas gak aman buat berenang en haripun sangat gelap. Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya, kami semua buru-buru kembali ke Ponpes. Karena hujan semakin deras en kami belum pada “bebilas pakai banyu barasih” jadi terpaksa dulu mampir bentar di tempat wudhu mesjid. Hujan kembali bertambah deras dengan di iringi angin kencang yang seakan mau menerbangkan kami yang pengen kembali ke aula Ponpes. Sesampai disana,sehabis semuanya pada rapi en ingin ke mesjid untuk sholat maghrib, ternyata cuaca gak memungkinkan untuk ke sana coz hujan yang makin menit makin deras en di barengi angin kencang wuih, jelaslah sudah kalo kami gak bisa sholat di masjid en terpaksa sholatnya di laksanain di aula saja en tak mengurangi ke khusukan kami beribadah.
Seharusnya acara sekarang adalah api unggun yang kayaknya bakalan jadi acara puncak dari TO, but semuanya terhalang coz hujan yang gak reda-reda dari tadi ditambah angin berubah seakan menjadi tornado yang akan menerpa kami yang berada di sana saat itu. Malam itu di jadiin sebagai ajang pemilihan ketua HUT HIMATIKA”Real” meskipun agak rumit dan semua calon bagus tapi pada kahirnya tepat tengah malam kami memutus Veri Julianto sebagai ketuanya.

Hari Kedua, meskipun kami udah pada kelelahan bekas kemarin yang masih belum hilang, kami semua tetap semangat buat ngelanjutin acara di hari kedua ini. Acaranya di isi dengan sarapan pagi dan break sebentar dan terus dilanjutin buat games, mumpung masih semangat ayo berame-rame ria. Hahahaha
Games yang unik secara games yang menunjukkan bahwa grup mana yang paling kompak, ada kapal terbalik, rally atribut yang aneh, dan menyebrangkan teman satu grup semua tanpa tertinggal dengan hanya bertumupu pada secarik kertas yang gak boleh sobek, kebayang donk bagaimana ribetnya nyebrangin temen, apalagi kalo temen yang kiata mau seberangin itu lebaynya setengah mampus.. Oh My God… lelah rasanya hamper stengah hari bermain ria biar kita makin kompak satu sama lain.
Finally, sebelum ajang ini di tutup kami semua sharing selama sejam nuat kepengurusan entar.. ya segala macam dech malahan sampe-sampe sharing ini dibiking sebagai alternative curhat, ya maklum lah gak setiap hari ka nada ajang temu kangen plus curhat colongan di adain secara rame begini, gak tanggung-tanggung lagi curhatnya di restui sama Prodi. Hhihihihihi…
Sebelum kami berpisah kami semua saling berjabat tangan dan ngucapin kata yang menjadi ciri khas dari TO ini selama di adain sebelumnya..
Wah…. Gak terasa udah saatnya pulang meski badan letih lesu dan lemah asal jangan kurang bergairah (Hehehe) kami semua tetap semangat buat HIMATIKA”Real” Kedepannya….

HIDUP HIMATIKA…!!!! WOOOOWWWW!!!!
A.H.