Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS Al Baqarah:45-46)

Kita sering kali mencari pertolongan ke sana ke mari saat kita ditimpa masalah, namun kita (mungkin hanya saya), malah sering lupa untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT melalui shalat dan shabar. Shalat adalah bukti ketundukan kita kepada Allah SWT, shalat adalah do’a, shalat adalah ibadah yang bukan hanya memuji Allah SWT tetapi juga berisi permintaan-permintaan kita kepada Allah SWT.

Alangkah indahnya dalam sujud dan ruku’ kita mensucikan dan memuji Allah sebagai simbol ketundukan dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, jangankan kepada makhluq-Nya yang tunduk dan taat, bahkan kepada orang-orang yang membangkang pun dengan segala kesombongannya, Allah masih tetapi memberikan nikmat tiada tara. Mungkin kita perlu membenahi shalat kita, agar sesuai dengan syariat dan menjalankannya dengan penuh kekhusyuan. Kita seharusnya malu jika masih setengah-setengah menjalankan shalat, mengabaikannya, tidak peduli apakah shalat kita sudah benar atau tidak, dan shalat hanya penggugur kewajiban.

Sudahkah shalat kita sesuai syariat?

Sudahkah kita yakin bahwa shalat kita sudah sesuai dengan syariat? Marilah kita bertanya, apakah takbiratul ihram kita sudah benar? Jika ya, tahukah Anda ayat atau hadits yang membuktikan bahwa takbiratur ihram kita itu sudah benar? Jika kita masih ragu atau masih belum bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, berarti kita masih perlu belajar, masih perlu membuka buku-buku fiqh dari ulama terpercaya.

Inspirasi buat saya, meski sudah seperempat abad saya shalat, saya harus tetap mempelajari bagaimana cara shalat yang benar. Saya harus membaca buku dan bertanya, bagaimana shalat yang benar, dengan mengetahui dalil-dalil yang membuktikan kebenaran tersebut.

Sudahkah shalat kita khusyu’?

Bukan sembarang shalat yang akan menjadi penolong kita. Dalam ayat tersebut, disebutkan bahwa orang yang bisa menjadikan shabar dan shalat sebagai penolong ialah mereka yang khusyu’. Tidak ada ukuran baku dalam shalat khusyu’, oleh karena itu kembali kita meminta kepada Allah SWT agar menjadikan shalat kita dengan khusyu’.

Shalat yang khusyu adalah shalat yang dikerjakan dalam nuansa harap, cemas, dan cinta, serta dengan takbir yang sempurna, lantunan ayat yang tartil, ruku’ dengan tawadhu, sujud dengan diliputi kerendahan hati dan keikhlasan. Tentu tidak lupa harus sesuai dengan syariat. Sebagai tip agar shalat kita lebih khusyu’ ialah dengan menganggap bahwa shalat yang kita lakukan adalah shalat yang terakhir, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah saw,

Jika kamu berdiri untuk melaksanakan shalat, maka shalatlah sperti shalatnya

orang-orang yang akan berpisah (meninggal). (HR Ibnu Majah)

Subhanallah. Allah sudah menyediakan suatu solusi kepada kita, untuk setiap masalah yang dihadapi. Cara yang lengkap, bukan hanya mengajarkan apa yang harus dilakukan, tetapi juga bagaimana melakukannya dengan baik yang benar.

Masihkah kita takut dengan masalah? Masihkah kita menghindari masalah? Masihkan kita frustasi dengan masalah? Padahal Allah SWT sudah memberikan solusi bagi kita? Jalani hidup. Hadapi masalah. Jangan menjadi pengecut sehingga kita tidak

berkarya, tidak mencoba berbuat sesuatu yang besar karena takut masalah menghadap kita. Banyak pemuda yang enggan menikah karena alasan belum siap, padahal solusi sudah disiapkan oleh Allah SWT. Banyak orang yang tidak mau memikul beban dakwah, padahal solusi sudah disiapkan oleh Allah SWT.

Saat Rasulullah saw dan para sahabat hijrah, mereka meninggalkan kampung halaman, meninggal harta benda, dan meninggalkan keluarga. Mereka mengambil resiko untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Mereka tahu, masalah bisa saja muncul baik saat hijrah dan setelahnya. Tetapi mereka tetap menjalaninya, karena mereka yakin masalah yang akan ditemui, Allah SWT sudah menyiapkan solusinya.

Rasulullah saw selalu menjadikan shalat sebagai solusi berbagai masalah seperti yang kita baca dalam berbagai riwayat. Hudzaifa bin Al Yaman menceritakan, “Jika Rasulullah saw ditimpa sebuah kesulitan beliau bersegera melaksanakan shalat.” Begitu juga yang diriwayatkan oleh Haritsah bin Madhrib, “Aku mendengar Ali ra. berkata, ‘Kamu melihat kami dan segala keadaan kami pada malam perang Badar kecuali Rasulullah saw, beliau mengerjakan shalat dan berdo’a hingga datang waktu subuh.’”

Sering kali saya mendengar jika seseorang sakit dia seolah-olah ada alasan untuk tidak shalat. Padahal justru shalat bisa mengobati penyakit, seperti apa yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah saat dirinya sedang sakit perut. Rasulullah saw. bertanya, “Apa kamu sakit perut?” Ia menjawab. “Benar.” Beliau bersabda, “Berdirilah dam kerjakan shalat. Sesungguhnya dalam shalat itu terdapat kesembuhan.”

Allahuakbar. Marilah kita hadapi hidup dengan tegar. Biarkan masalah datang, tidak usah kita hindari apa lagi lari dari masalah. Saat kita lari dari masalah, sebenarnya hanya menuju ke masalah yang lain yang mungkin saja lebih besar dari masalah yang kita hadapi saat ini. Kita sudah memiliki solusi dari setiap masalah yang muncul yang sudah disiapkan oleh Allah SWT untuk kita. Marilah jalani hidup dengan lebih semangat dan optimis. Tidak ada alasan untuk tidak.

Saat kesulitan menghimpit, bersabarlah….

Saat kita menghadapi masalah. Saat kita memerlukan pertolongan, yang kita bisa lakukan selain shalat adalah bershabar. Memang ada yang lain? Usaha! Yah usaha, yang sebenarnya usaha adalah bagian dari shabar. Hanya saja usaha dalam rangka shabar lebih bermakna ketimbang hanya usaha saja yang bisa saja membuat kita frustasi. Memang, makna kesabaran bukanlah kita diam, pasrah, dan menyerah. Shabar bersanding dengan usaha bahkan dalam berbagai ayat kita temukan shabar sering disandingkan dengan kata jihad. Inilah maknanya buat kita,

Usaha/jihad + shabar = pertolongan Allah SWT

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu

dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada

Allah, supaya kamu beruntung. (QS. Ali 'Imraan: 200)

Jadi janganlah cepat menyerah. Majulah terus, usahalah terus, sebab jika kita shabar insya Allah, Allah SWT akan menolong kita karena ini yang diperintahkan-Nya kepada kita. Kenapa harus takut jika ada jaminan dari Allah? Kenapa harus ragu jika Allah SWT akan menolong kita? Ini bukan kata saya, ini ayat Al Quran, yang ditujukan untuk kita semua.

Dengan bershabar, kita akan menjadi lebih semangat dalam menjalani hidup. Bagaimana tidak, pertolongan Allah SWT sudah di depan mata. Tinggal sejauh mana kita bisa meraih pertolongan tersebut dengan kesabaran kita.



pojok kerohanian

by departement kerohanian

Posted on Senin, April 16, 2012 by HIMATIKA "REAL" FMIPA UNLAM

No comments


Gambar : Agung Nugroho (ketuplak HIMSAM)

Ada sebuah acara yang turun temurun telah dilaksanakan oleh himatika dari tahun ke tahun yaitu malam keakraban yang biasa di sebut makrab, Tapi maaf, kali ini kita tidak akan membahas tentang makrab tetapi akan membahas rangkaian dari acara makrab itu sendiri. Makrab terdiri dari dua rangkaian acara yaitu, yang pertama makrab indoor yang kemudian dilanjutkan dengan makrab outdoor.

Iya benar sekali, makrab indoor kali ini di beri nama dengan HIMSAM. Ettt.. jangan kira ini adalah mata kuliah, ada kepanjangannya lho, ada yang tau_ ada yang tau ?? pada ga tau ya ?? whaha… payah. Acara HIMSAM itu sendiri kepanjangannya adalah Himatika Semakin Akrab untuk Maju. Wess… kreatif sekali Kaka-kaka panitia kali ini, kalau makrab indoor tahun lalu kalau tidak salah namanya GAMMATETA yah,, wahh apa lagi tuh ?? ya cari tau sendiri kepanjanganya :D.

Nah, kembali lagi ke HIMSAM. Terlihat jelas dari namanya, acara ini pasti bertujuan untuk mengakrabkan masing-masing tiap angkatan dari angkatan 2011, 2010, 2009, 2008, 2007, 2006 dan seterusnya kalo masih ada,, whehe. Terutama untuk angkatan 2011 yang masih baru di Himatika.

Didalam Himatika kita tidak mengenal lagi istilah yang namanya angkatan, tapi satu !!, hayoo Apa ????? kita satu HIMATIKA “REAL”, cikiciw. :D. Nah setelah akrab, trus mau apa lagi ?? Yaa.. warga himatika bisa kompak dan pastinya HIMATIKA akan maju. Maju dalam artian apa ?? ya terserah masing-masing tujuannya lah di HIMATIKA mau apa,, tapi yang pasti, tujuan utamanya adalah untuk mengharumkan nama HIMATIKA, himpunan tercinta kita ini T_T.. mewekk

Ehm, Mau tau lebih lanjut tentang HIMSAM,, ayokk kita tanya sama ketua pelaksananya sendiri.
Ketuplaknya adalah…. ?? jengg jengg… T_T
Sebut saja ka Agung, bernama lengkapkan Agung Nugroho dari angkatan 2010.
Jadi, Sempat ngobrol sebentar dengan kaka berwajah manis yang mengenakan kacamata ini. Saya agak sedikit susah bicara, karena ka agung ini orangnya sedikit pendiam, jawabannya singkat-singkat, tapi yakin satu hal, kata-katanya pasti. padat, berisi dan memiliki makna yang dalam. :D


Coba kita simak sejenak :

  • Saya : Permisi ka, bisa ngobrol sebentar ?
  • Ka Agung : Bisa
  • Saya : Mau Tanya-tanya sebentar tentang acara HIMSAM nih, boleh lah ka ?
  • Ka Agung : Boleh
  • Saya : (ya lo.. pendek T_T)Eh ka, HIMSAM itu acaranya yang kaya gimana ka ?
  • Ka Agung : HIMSAM itu acara Adik-adik tingkat yang ingin akrab dengan kaka-kaka tingkatnya dan kaka-kakanya juga yang ingin akrab dengan adik-adik tingkatnya.
  • Saya : Ohhhh… (berfikir) Bentuk acaranya itu sendiri seperti apa ka ?
  • Ka Agung : Dalam acaranya itu ada materi, pensi dari 2011 dan game.
  • Saya : Pasti menarik ka lah, Kenapa HIMSAM itu di adakan ka ?
  • Ka Agung : HIMSAM itu di desain khusus untuk angkatan 2011. Mengenalkan angkatan 2011 ke lingkungan barunya yaitu lingkungan kampus, prodi matematika dan pastinya kepada HIMATIKA. Jadi HIMSAM itu di adakan untuk adik-adik 2011 kita tercinta.
  • Saya : (Wess.. kaka Agung nah :D) Ada pesan-pesan lah ka untuk adik 2011 ??
  • Ka Agung : Good luck ^^
  • Saya : Harapan kaka sendiri untuk acara ini apa ka ?
  • Ka Agung : Lancar…


Nah,, menarik sekali ngobrol dengan ka Agung,, mungkin sedikit tergambar bagaimana serunya acara HIMSAM ini. Makrab indornya aja seru begini, bagaimana dengan makrab outdoornya yahhh ?? Asikkk :D

Posted on Jumat, April 06, 2012 by HIMATIKA "REAL" FMIPA UNLAM

No comments

Assalamualaikum,

Dengan bangganya memperkenalkan bahwa saya adalah anak Matematika dari Fakultas MIPA disebuah Universitas Negeri di Kalimantan Selatan dimana lagi kalau bukan Universitas Lambung Mangkurat atau yang biasa disebut Unlam, tapi kalian jangan berpikir kalau saya masuk prodi ini mempunyai skill yang banyak sehingga dengan beraninya saya memilih prodi ini, awalnya hanyalah sebuah kesalahan dimana waktu menulis formulir PMDK saya menanyakan kode program studi kepada salah satu teman, sebenarnya saya tidak tahu prodi apa yang dia ambil sehingga saya bertanya kepadanya “Intinya sama” memilih Ilmu Komputer” dan satunya milih prodi Matematika…. awalnya biasa saja tapi yang jadi masalahnya ku gak tau apakah Matematika itu pilihan pertama atau kedua, padahal tujuan pertama ku adalah ingin masuk Ilmu Komputer walaupun ujung-ujungnya jatuh k’Matematika….maaf ceritanya Gaje hahahaha

Tapi apakah suatu kesalahan besar kalau saya masuk prodi Matematika melalui FMIPA, kata orang sampai keluarga dekat bilang susah nyari kerja, peluang PNS sangatlah kecil bahkan tidak ada sama sekali dll dah pusing dengarnya…bahkan pernyataan itu ditegaskan oleh guru Matematikaku saat bersilaturahmi kerumah beliau. Awalnya dipuji karena memilih prodi Matematika bahkan sampai disebut bakal meneruskan perjuangan beliau “hahahaha” tapi setelah saya menyebut nama MIPA beliau terkejut dan langsung ngomong “ Hahhh, masuk itu kahh…aduhh hendak jadi apa kam seandainya FKIP ada juga jadi guru, kam tahulah kawan ibu lulusan MIPA tuh IPK’nya tinggi nganggur jha tuh tapi sekarang dah kerja jual beras dimodali bapaknya” asa miris hati dengar itu semua serendah itukah beliau memandang Matematika FMIPA. Ada juga temanku yang masuk Matematika FMIPA sampai gak berani bertemu guru Matematinya sebelum mereka sukses, kenapa juga yahhh ??, tapi setelah saya mendengar pernyataan dari dosen-dosen dan teman satu prodi saya yakin bahwa lulusan Matematika MIPA prospek kerjanya bagus-bagus dan beraneka ragam, tidak terpaku hanya satu pekerjaan saja walaupun jarang lowongan PNS ada untuk Matematika FMIPA ini, tapi diluar sana masih banyak perusahaan yang menunggu kami “Anak Matematika FMIPA”

Walaupun saya sudah menanjakkan tiang ilmu disini, Insyallah ada harapan kata lagu “Pembatangan

Lagian kehadiran saya alhamdulillah diterima oleh masyarakat FMIPA, baik teman satu angkatan, kakak tingkat dan para dosennya heeee….!!

Berikut pernyataan teman-teman saya menanggapi isu-isu yang tidak baik tentang prospek kerja Matematika FMIPA dengan pemikiran mereka masing-masing walaupun sedikit GAJE :

Zailani M Noor : mank pekerjaan apa aja buat lulusan matik mipa?

Tri Panjanudi : Lan. . semua kelulusan tuh mudah cari kerja, tuh semua tergantung dengan usaha dan niat kita . . yang penting sekarang kita harus belajar dengan rajin biar kita bisa lulus dengan baik. .semua itu tergantung dengan kita

Susilawati : Emm, menurutku itu kurang benar buktinya saja banyak lulusan MIPA yang bekerja dikantoran ato dimanapun, asal setelah lulus kita punya nilai yang memuaskan / baik dan kita mempunyai prospek kerja kedepan baik insyallah kita kan sukses dalam memilih karier, rizki kerja tuhan yang ngatur kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar semampu kita. Asal jangan putus harapan jha :D

Rahman Fajri : sampai sekarang saya masih belum jelas apakah fakta itu benar ada yang mengatakan jiak ada suatu perusahaan ada yang melamar mipa mtk dan fkip matik, katanya lebih dipilih mipa, karena memiliki analisa dan wawasan lebih bagus

Tapi diformasi PNS kuota mipa lebih sedikit dari fkip, bahkan tidak ada sama sekali

Ario W Utomo : tidak juga lan’ae kata bapakku kalo pintar biar jurusan apa jha nyaman berkarir

Rohmalita : NO COMENT, soalnya jalan hidup orang masing” kalo sesuai dengan keinginan secara langsung pasti susah kalo gk ada jalannya tapi kalo keinginannya sesuai dengan kelulusan dan jurusannya maka jalan pasti ada, mulai dari yang kecil dulu kalo langsung berkarir sukses, jangankan mipa matik anak kedokteranpun bakal susah….jalan hidup masing” kita yakin kita sukses dengan niat dan jalan yang udah pilih sebaik-baiknya semua akan berhasil dan keberuntungan menyempurnakannya….

Rangga Setiawan : iya memang susah kerja, serius, itu hanyakan terjadi kalo kita gak mau berusaha

Dan perlu diingat kita kuliah untuk mencari ilmu dan berkarya…!! kalo kamu hendak kerja, mending kerja sekarang sono… dan gak usah kuliah, gampang bukan

Bemamai.com….ckakak

Desi Mialita : gak juga ahh,, tergantung orangnya juga lulusan mtk nehh insyallah ada jha yang nampung, kata guru ku jha, guru mtk yang banyak dicari,,

Adelia Niken : masalah habis lulus terus susah cari kerja atau engga tuh sebenarnya gak ada hubungannya ama jurusan yang kita pilih waktu kuliah….mau lulusan matik kek,,,fisika ke’,, pertanian mpe kedokteran kalo memang orang natu benar-benar,, insyallah mudah jha dapat kerjaan….gitu abang maul…

Erin alvionita : menurut saya . . . masing” jurusan tuh selalu mempunyai potensi masing” setelah luluz. Semua itu tergantung ma orangnya untuk pintar mencari daerah dimana terdapat banyak potensi yang membutuhkan orang-orang seperti kita kebanyakan orang menginginkan sesuatu yang langsung wah, mereka jarang pengen bersusah payah terlebih dahulu bukankah ALLAH juga menginginkan hambanya untuk berusaha terlebih dahulu. Yakin saja ALLAH pasti kan membantu dan karena tidak ada sesuatu yang instan.. semuanya butuh perjuangan meskipun butuh waktu yang lama . . . sabar dan semangat adalah kuncinya J

Ainal Mawaddah : gak juga…gak percaya aku buktinya banyak kakak kita yang sudah luluz bisa sukses…menurutku itu kembali kediri kita masing”..kalo kita sungguh” dan dekat sama Allah, Insyallah akan dimudahkan dalam mencari pekerjaan (aku percaya itu).

Kalo ada yang lulus tapi belum dapat kerja, berarti belum saatnya dia kerja dan perlu intropeksi dirinya lagi mungkin dia gak bersungguh-sungguh , atau dia pernah melakukan apa atau dll..

Gustia D. Safitri : kata sapa ? gak mesti mipa mtk donk….banyak juha tuhh sarjana sarjana yang pengangguran. Semuanya itu tergantung niat dan usaha , semua usaha pasti ada hasilnya.

Novia Nour Halisa : Menurut ku gak begitu juga lan’ae. .kata bu tere jha, banyak perusahaan perbankan atau yang lainnya sampai nelpon langsung k’dosennya minta lulusan matematika, karena kita dipandang orang-orang yang mampu dan punya skill yang luar biasa, tanya saja sama kakak tingkat kita, banyak yang sukses dan gak ada yang pengangguran, lagian kesempatan kerjanya luas, pilihannya banyak.

Juwita A. Pramesti : Maaf baru balaz….kata siapa ?

Dari sekian banyak pendapat + argumen kepintaran IPK atai IQ tidak menjamin cepat atau tidaknya kita diterima yang terpenting skill, kejujuran dan yang pasti kunci utama adalah niat coba berpikir kritis kalau bisa niat kita kuliah kan untuk bakal kita mencari lapangan kerja kalu bisa buat visi misi pekerjaan yang datang kekita bukan kita yang mencari pekerjaan…buktikan skill kita lebih jenius

IPK tinggi gak menjamin sekarang percuama IPK tinggi tapi kita sendiri gak tau tujuan kita untuk kuliah apa. Itu sedikit argumen dari aku kalau kurang puas maaf yha. Hhe

Inon Eli .S : Aku rasa nasib saja..? gigih juga pasti dapat kerja. Gak menentukan lulusan apa itu??

Mau dia bidan atau perawat, kalo udah menjamur alias banyak iya sama aja,, butuh skill bukan hanya otak tapi mahir bicara.

Viva Sari : Kalo menurutkuitu tidak benar, soalnya lebih banyak peluang diMIPA matik daripada d’FKIP matik soalnya d’FKIP matik kalo lulusan pilihannya Cuma satu yaitu guru, MIPA matik emang susah atau malah gak bisa jadi guru/PNS soalnya MIPA matik bukan bertujuan jadi gurumipa matik banyak peluangnya di swasta, kerja di Bank contihnya, ,terus diperusahaan bagian komputasi/ asuransi juga bisa, masih banyak yang lain. Tapi ku gak bisa nyebutinnya, itu pendapatku. . . J

Widya A : Semua tergantung pada individu itu sendiri..tergantung pada kemauan dan usaha yang dilakukan,

Miky Rezkina : Semuanya tergantung dengan usaha kita, bagaimana kita berusaha mencari pekerjaan setelah lulus nanti…yang pasti sesuai keahlian yang kita miliki..yang pentingkita memiliki niat untuk mendapatkan pekerjaan dan yakin kita bisa berkarir kedepannya. .

Irene Henrietta G : Kalo menurutku masalah karir atau kerja setelah lulus tidak tergantung sama jurusannya kalo kita sungguh-sungguh mencari ilmu gak mustahil kalo pekerjaan dan karir yang mengejar kita, karena sebenarnya tujuan kita kuliah bukan untuk cari kerja atai title tapi cari ilmu dan pengalaman, kalau ilmu dan pengalamandah kita dapat pasti pekerjaan yang bakal mencari kita, jadi tergantung sama individu masing” dan menurutju MIPA matik prospek kerjanya cukup luas koq !

Jamia Octaria : Maaf, aku masuk mtk karena memang suka mtk, dan pendapat mengenai MIPA mtk itu susah cari berkarir/bekerja, itu salah karena d’FMIPA kita tuh sudah dibekali ilmu lagian ada juga ilmu berwirausaha jadi tinggal pembawaannya dari kita masing” jha bagaimana M’aplikasikannya kedunia kerja

Jadi intinya ilmu tuh sudah ada, masalah berkarir atau bekerja itu tergantung diri kita masing” jha lagi..

Sri Arpianti : Iyya toe karena pendapat yang udah tertanam dibenak pikiran mereka tanpa mereka harus tahu kemapuan kita” dia udah mempertahankan pendapatnya, kayaknya dari MIPA kekurangan kerja sama dengan orang luar,, hingga ketika mahasiswanya udah lulus mereka berpencar sendiri mencari pekerjaan,, setidaknya dari fakultas ada cadangan kerjaan bagi mahasiswa yang nganggur..

St Dwirinty : Kelebihan dari MIPA matematika, kita belajar matematika murni..jadi mempermudah kita mau meaplikasikan kemateri lain,,selein itu mtk ada dimana mana..setiap pekerjaan tuh pasti ada hubungannya dengan matematika, lulusan MIPA matematika bisa jadi guru, dosen, wiraswasta dll, tergantung dari skill dan minat tiap orang..kalo masalah tingakat dan kesuksesannya tergantung dari keuletan kita jha, yang pasti semin kita pengen sukses semakin banyak rintangan dan masalah yang mehdang.. gak ada sukses yang bisa didapat sekejap mata,,yang penting percaya kamu tuh bisa ! Lulus Cepat.

Mursyidah Pratiwi : Siapa bilang anak FMIPA susah berkarir ?!

Wah-wah perlu diluruskan nih, FMIPA matematika tuh bisa jadi pengusaha apa jha, guru privat+bimbel, guru sekolah, PNS, dosen sok pastinya, statistik bank nah nie lagi diriset-riset perusahaanterkemuka

Jangan berpikir kalo anak MIPA matematika tuh belajarnya Cuma ngitung” jha wah nol besar tuh, anak FMIPA matik tuh andalannya logika, nah karena logika Insyallah bisa jujur +dipercaya dalam dunia kerja,jangan takut masuk FMIPA matik, di FMPIA prestasinya di Unlam Cukup banyak dari fakultas lain..lulusan FMIPA gak terpatok disatu sisi, tapi bisa kemana jha tinggal masing” individu jha lagi yang mampu apa tidak

FMIPA WELCOME TO MABA 2011 J

Selvi Annisa : Kenapa kita lebih memperhatikan yang tidak mendapatkan kerja ?? mengapa mengapa kita tidak memperhatikan pada alumni yang mendapat pekerjaan??

Luangkan waktu untuk serius mencari pekerjaan, jangna menyerah tawakal pada Allah, kerahkan semua kekuatan yang dimiliki.

Arlia Maya C : No coment, positifnya tentang MIPA soalnya ku orangnya termasuk pasrah..gkgkgkg

Paramitha K : Menurutku itu salah besar lulusan MIPA matik itu sebagian besar mudah nyari kerja…karirnya bagus” karena udah di didik secara profesional….baik dari akdemik maupun kemampuan organisasinya contoh jha kakak ku dari lulusan angkatan 2002 sekarang bekerja sebagai guru disekolah berakreditasi A, dia juga mendapat penghargaan sebagai The Best Teacher

Sapuah : dapat atau tidaknya kerja bukan sepenuhnya dilihat dari asal kita kuliah, tapi ada faktor lain yaitu ditentukan oleh individu masing” bisa gak dia berlomba untuk dapat pekerjaan

Silvy R. Dewi : Menurutku peluang pekerjaan banyak jha asal usaha dan doa terus dan dengan nilai yang memuaskan.

Salek Mulyadi : Mahasiswa Matematika MIPA tidak susah kerja…

Tapi kerjanya bukan jadi PNS melainkan kerja diperusahaan swasta jha, hanya orang terpilih saja yang jadi PNS.

Rina Ariyani : Kalo susah tidak mungkin kami disini bisa bertahan samapi ini….karena apa, ,karena ada keyakinan . . .bahwa pendapat susah itu salah.

Andini Pristiara K.A : MIPA matematika itu memang susah mendapatkan kerja JIKA TIDAK BEKERJA KERAS DAN TIDAK MEMILIKI TEKAD YANG KERAS UNTUK DAPAETIN KERJA dan itu tidak hanya buat MIPA matematika tapi untuk semua fakultas dan jurusan. Contohnya apakah S1 Dokter sebagai salah satu prodi yang katanya akan mudahnya dapetin kerja memang benar mudah ???

TENTU TIDAK jika tidak dibarengi dengan syarat yang kusebutkan di atas.

Balik ngebahas lulusan matematika lagi, bukti lain jika matik tidak susah dapetin kerja , kakak tingkat yang udah lulus banyak jha yang dapet kerja baik di instansi pemerintahan, swasta maupun berwirausaha… so bagi yang masih ragu coba buka cakrawala lagi, cobalah berpositif thingking dengan yang kita jalani sekaranga, Ingat Allah itu mengabulkan doa sesuai dengan prasangka hambanya


by anak matik fmipa unlam

Posted on Selasa, Maret 20, 2012 by HIMATIKA "REAL" FMIPA UNLAM

No comments

Tokoh yang bernama lengkap Abu Ja’far Muhammad bin Musa Al-Khwarizmi (780-846 M) ini merupakan intelektual arab yang banyak menyumbangkan karyanya di bidang matematika dan dari buku terbitan pertamanyalah lahir kata Aljabar.

Lahir di Khwarizmi, Uzbeikistan, pada tahun 194 H/780 M. Kepandaian dan kecerdasannya mengantarkannya masuk ke lingkungan Dar al-Hukama (Rumah Kebijaksanaan), sebuah lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Ma’mun Ar-Rasyid.
Kemudian Al-Khwarizmi menulis buku-buku yang dua diantaranya sangat terkenal, yakni al-Jabr wa al-Muqabla (Pengutuhan Kembali dan Pembandingan) dan Al-Jama’ wa at-Tafriq bi Hisab al-Hind (Menambah dan Mengurangi dalam Matematika Hindu). Kedua karya tersebut mungkin adalah buku tentang aljabar pertama didunia, aljabar adalah bidang matematika yang paling mendasar, dalam bukunya Al-

Khwarizmi banyak membuktikan persamaan linier dan persamaan kuadrat; Tabel ilmu ukur sudutnya yang berhubungan dengan fungsi sinus dan garis singgung tangen; penghitungan integrasi dan persamaan dengan 800 contoh yang berbeda; tanda-tanda negatif yang sebelumnya belum dikenal oleh bangsa Arab. Dalam Al-Jama’ wa at-Tafriq, Al-Khwarizmi menjelaskan tentang seluk-beluk kegunaan angka-angka, termasuk angka nol dalam kehidupan sehari-hari. Karya tersebut juga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.

Selain matematika, Al-Khwarizmi juga dikenal sebagai astronom. Dia berhasil menentukan ukuran dan bentuk bundaran bumi. Penelitian ini dilakukan di Sanjar dan Palmyra. Hasilnya hanya selisih 2,877 kaki dari ukuran garis tengah bumi yang sebenarnya. Sebuah perhitungan luar biasa yang dapat dilakukan pada saat itu. Al-Khwarizmi juga menyusun buku tentang penghitungan waktu berdasarkan bayang-bayang matahari.Al-Khawarizmi juga seorang ahli geografi. Bukunya, Surat al-Ardl (Bentuk Rupa Bumi), menjadi dasar geografi Arab. Karya tersebut masih tersimpan di Strassberg, Jerman.Selain ahli di bidang matematika, astronomi, dan geografi, Al-Khawarizmi juga seorang ahli seni musik. Dalam salah satu buku matematikanya, Al-Khawarizmi menuliskan pula teori seni musik. Pengaruh buku ini sampai Eropa dan dianggap sebagai perkenalan musik Arab ke dunia Latin. Dengan meninggalkan karya-karya besarnya sebagai ilmuwan terkemuka dan terbesar pada zamannya, Al-Khawarizmi meninggal pada tahun 262 H/846 M di Bagdad.


Aljabarnya Al-Khwarizmi

Ini adalah salah satu halaman dari buku aljabar Al-Khwarizmi yang berjudul Kitab al-jabr wa l-muqabala,ditulis sekitar tahun 825.Gambar diatas diambil dari halaman 15 buku Al-Khwarizmi, dan kemudian diterjemahkan oleh Frederic Rosen dalam bukunya The Algebra of Muhammed ben Musa (London: Oriental Translation Fund, 1831), yang juga diterbitkan kembali dalam Islamic Mathematics and Astronomy di fakultas Sejarah Sains Islam-Arab pada Universitas Goethe.Pada gambar di atas Al-Khwarizmi membuktikan persamaan kuadrat berbentuk x^2 + bx = c. Pada gambar di atas, x^2 simbol dari luas area bujursangkar di tengah yang tidak diketahui berapa panjang sisi-nya. Kemudian masing-masing kotak di samping mempunyai lebar b/4 lalu jumlah luas bujursangkar ditengah plus ke-4 kotak di samping adalah c, dan jumlah luas semua kotak adalah x^2+bx +(b^2)/4 = (x+b/2)^2, dan ini sama dengan c+(b^2)/4. Solusi dari persamaan kemudian terjawab

Sekarang anda tau kan darimana asalnya rumus ABC ??

Catatan: tanda “^” artinya kuadrat.



by departement saintek himatika

Posted on Selasa, Maret 20, 2012 by HIMATIKA "REAL" FMIPA UNLAM

No comments

Assalamualaikum...
blog himatika di buka lagi...

blog ini masih dalam tahap pengembangan...
jadi, kritik dan saran yang membangun akan sangat membantu, sehingga blog ini dapat bermanfaat dengan maksimal untuk kita semua warga "himatika real".

ttd admin

Posted on Jumat, Maret 09, 2012 by HIMATIKA "REAL" FMIPA UNLAM

No comments


Salah satu dari serangkaian program kerja Departemen Sains dan Teknologi. Sasaran utama dari ajang ini adalah sebagai penghargaan kepada insan mahasiswa matematika yang memiliki talenta di bidang akademik dan
dengan harapan semoga teman-teman yang tak tercantum dalam Who's The Smartest ini dapat lebih giat dan berkompetisi di bidang akademiknya agar menjadi yang terbaik lagi. Amiin.
Berikut adalah beberapa nama mahasiswa matematika dari beberapa angkatan yang masih aktif :

Semester ganjil 2009/2010
1. Angkt 2006 : Khairina Sarah (J1A106008) 4.00;
2. Angkt 2006 : Arissa Irmaya Devi (J1A106009) 4.00;
3. Angkt 2006 : Megawati(J1A106023) 4.00;
4. Angkt 2007 : Raey Hanah (J1A107005) 3.71;
5. Angkt 2008 : Nadia (J1A108037) 3.94;
6. Angkt 2009 : Royhanah (J1A109001) 3.50.

Semester genap 2009/2010
1. Angkt 2007 : Farida Amina (J1A107003) 3.93;
2. Angkt 2008 : Nadia (J1A108037) 3.90;
3. Angkt 2009 : Royhanah (J1A109001) 3.75.

Siapa yang tak iri melihat indeks prestasi yang begitu indah dipandang mata itu. Dilihat dari si pemilik predikat Who's The Smartest kebanyakan di raih oleh kaum hawa. Lalu dimanakah kaum adam berada? Mungkin mereka mengalah pada waktu ini, tapi sebenarnya untuk prestasitak memandang genre, ras,bentuk rupa atau apapun siapapun berhak meraihnya. Maka berlomba-lombalah untuk meraih prestasi yang terbaik selama masih dengan cara sehat. Semoga bermanfaat.A.H.

Posted on Rabu, Desember 22, 2010 by HIMATIKA "REAL" FMIPA UNLAM

No comments